Jalansutra? Bondan Winarno? Makan-makan dan jalan-jalan dong…pokoke mak nyusssss:) eh, kalo makan enak, jangan lupa kita-kita ya….:)
Ya, begitulah komentar yang saya dengar saat saya bilang ke teman-teman di Surabaya kalo saya mau ikutan acara MNJ (Mudik Nasional Jalansutra) ini hehe…Kebayang deh saya betapa hebohnya bertemu dengan teman-teman yang biasanya cuma ketemu dan ngobrol di milis Jalansutra:) Saya, yang membaca email Mbak Cindy yang memberikan pengumuman acara tanggal 18 Agustus 2008 ini, langsung ngatur jadwal, saya harus ikut !! Dan akhirnya memutuskan membaca cemilan dari daerah Riau karena meski tinggal di Surabaya dan asli suku Jawa, tanggal 11 – 16 Agustus saya akan ada tugas di Riau, hehe dan ternyata saya adalah pendaftar pertama acara ini
Hari H, di Showroom Suzuki Pondok Indah, suasana heboh dan exited langsung terasa, ada pameran foto-foto kuliner, teman-teman yang langsung berkenalan dengan sesama anggota, menata makanan yang dibagi menjadi 7 meja : kelompok Padang-Pekanbaru-Palembang, Aceh-Bangka, Betawi, Jawa Barat, Kelompok Pantai Utara, Jateng-Jogja, dan Indonesia Timur (Manado, Makassar, Papua). Dan inilah tumpeng Ulang Tahun Jalansutra dari kelompok Jawa Barat, cantik dan menggiurkan bukan?:)
Acara yang dibuka dengan beberapa sambutan dari panitia, sejarah Jalansutra plus foto-foto kopi darat pertama kedua dan seterusnya, serta cerita-cerita lucu dari tim penulis (Cindy, Lidia, Ari, Adi, Irvan, Andrew, Grace, hmmm ada yang ketinggalan disebutin ngga ya?) tentang bagaimana serunya pembuatan buku Seri Kuliner Nusantara yang diterbitkan oleh Komunitas Jalansutra, yang ternyata profesi me-review makanan itu ternyata profesi yang membahayakan!!:) Ada pembagian buku Seri Kuliner Nusantara yang ke-6 yang bertema Rayuan Pulau Kelapa, wuihhhh pokoknya seru abisss. Dan ada juga peserta MNJ dari luar kota Jakarta yang dapat, katanya sih paling jauh hehe padahal dari Bandung euy, lha saya yang dari Surabaya? Hmmm dan ternyata ada juga mbak Hesti yang bela-belain datang dari Jogja dengan cerita hebohnya gimana? Hahaha, tapi tenang aja…banyak kok dijual di Toko Buku (apalagi di Gramedia).
Yang jelas ketika acara formal diakhiri dengan sambutan dari Pak Bondan, yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Tanah Pusaka, hati ini rasanya bergetar..menangis, terharu, dan campur aduk…juga membaca sumpah untuk melestarikan makanan Nusantara, sungguh sesuatu yang sangat sangat mengharukan. Bagaimanapun kitalah yang harus bertanggung jawab untuk melestarikan warisan budaya dan kuliner Indonesia !!
Setelah nyanyian dan sumpah sebagai simbol cinta tanah air itu selesai, dilengkapi dengan pemotongan tumpeng nasi kuning yang diberikan Pak Bondan keppada Ibu Marina (anggota JS tertua yang selalu hadir di acara off air JS), mulailah kami saling incip-incip dengan menggunakan wadah makanan yang dibagikan panitia, wahhhh pokoknya kenang !! Rasanya kalau ngga ingat perut dan jika tidak dapat menahan mata yang terpukau oleh singgang ayam, sop ikan kakap, talam bangka, nasi gudeg, nasi liwet dan ubo rampe-nya juga jajan pasar yang menggiurkan, bisa-bisa pulang dengan perut sakit meililit kekenyangan hehehe…
Setelah makan dan berfoto ria dengan rekan-rekan sesama kelompok daerah, selesailah sudah acara yang dimulai dari pukul 10.00 – 14.00 ini. Alhamdulillah dapat merasakan makanan dari Sabang sampai Merauke, kapan lagi coba? Ide teman-teman milis ini memang brilian, menyatukan Indonesia melalui kuliner plus cerita-cerita suka dukanya menyiapkan semua makanan itu. Dan saya yang jauhhhhh datang dari Surabaya (nggak jauh amat sih, cuma 1 jam naik pesawat ke Jakarta hehe) sangat puas, puas banget karena belum pernah ikut acara kopi darat milis Jalansutra, dan sekalinya datang langsung merasakan mak nyusssss…..:) Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya…..















wah milis JS ya..?
udah lama ane kagak ikut ngumpul..
terakhir pas Ultah BW ke-55 di gd. depsos Salemba