Keterkejutan karena dalam waktu singkat harus sudah membereskan semuanya, mengatur pekerjaan sana-sini, mengurus segala sesuatu tentang keberangkatan sekolah ke Jerman ternyata bukanlah hal yang mudah. Tapi ya..ternyata itulah yang harus kujalani, harus sabar jika mengalami kesulitan (seperti ngurus visa yang persyaratannya ngga segera terpenuhi, melakukan banyak pekerjaan justru ketika harus berbenah menjelang keberangkatan, juga bongkar dan bongkar lagi koper yang harus dibawa di saat-saat terakhir karena berusaha keras sesedikit mungkin yang perlu dibawa biar ngga repot nyeret-nyeret bawaan pas di Jerman nanti hehe…). Dan akhirnya saat keberangkatan itu datang juga…diantar oleh keluarga tercinta di Bandara Juanda Surabaya, plus para sahabat dan someone special di Cengkareng Jakarta, diantara tangisan dan ucapan terima kasih atas dukungannya selama ini….hmm moment yang tak terlupakan ketika perpisahan itu memang harus dialami untuk menjadikan diri ini menjadi lebih baik untuk menuntut ilmu di negeri orang. So, keep smile..karena masa depan yang tidak terduga sedang dijalani, inilah antara lain proses alami yang mungkin harus dilakukan oleh semua orang yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya.
Dan, setelah menempuh perjalan kurang lebih 20 jam dari Jakarta – Frankfurt (dengan transit di Abu Dhabi selama 5 jam yang melelahkan), akhirnya sampailah kami berenam di Frankfurt. Bertanya sana-sini tentang bagaimana kami harus menuju Freiburg yang termasuk wilayah Baden Wutenberg (yang berbatasan dengan Swiss), akhirnya kami sampai juga pada penantian kereta antar kota (DB) di Franfurt, wuiiiiiiih hawa dingin langsung menerpa manakala kami keluar dari komplek bandara dan stasiun di Franfurt, brrrrr itulah pengalaman bersentuhan langsung dengan udara dingin di musim semi yang indah:)

Perjalanan kurang lebih 2 jam naik kereta Frankfurt-Mannheim-Freiburg akhirnya berakhir di sebuah stasiun yang sibuk tanpa eskalator hehe yang membuat kami harus kuat mengangkat koper-koper dan tetap teguh berjalan mencari lokasi Goethe Institut di Freiburg, fiuhhhhh Freiburg yang menyenangkan ternyata telah menantang kami untuk tetap tabah, hehe sampai akhirnya kami mulai beraktivitas dimulai dari Goethe Institute, kemudian ke bank, beli ini itu…
Dan ketika akhirnya ada kesempatan untuk city tour, hmmm inilah potret sebagian Freiburg yang indah itu:)








Rasa kangen pun terobati dengan adanya voucher handphone yang lumayan tidak mahal itu, so…it’s will be nice to learn in here, believe me!:)










akhirnya dah nyampek jerman!!! titip oleh2 … cuilane tembok berlin … heheehe
Sepertinya menyenangkan, mbak Early. Biasanya kalau saya sdh pusing ngurusi UKM Penalaran,…anak2 berpesan…SEMANGAAAAAAAAAAAAATTTTT, pak…!
Salam
asyikkknya….
sukses yah
Good luck . . .
Salam