Indonesia itu selalu istimewa buatku dan bagi siapa saja yang pernah berkunjung atau bahkan mungkin bagi mereka yang baru mendengar namanya, ngga percaya ? Cobalah tanya atau cerita dikit aja ke mereka tentang Bali, batik, tari saman, keris, atau cerita ringan tentang menyelam di Bunaken atau Raja Ampat, wuihhhhhh….pasti kamu akan mendapatkan pertanyaan lebih lanjut dan bertubi-tubi karena sebenarnya kita memang memiliki hampir segalanya. Ya, hampir segala hal tentang keindahan alam, pesona keramahan manusianya dan makanannya yang enak, semuanya membuat kita merasa beruntung banget dilahirkan sebagai anak Indonesia. Aku teringat dalam sebuah penerbangan dari Jakarta – Padang, aku duduk sebelahan dengan seorang cowok dari USA, aku tanya, apa tujuannya ke Padang ? Dia bilang akan berselancar ke Mantawai, menabung selama setahun agar bisa dapat ombak terbaik dan dia bener-benar bela-belain perjalanan selama 24 jam dari San Fransisco untuk sampe ke Mentawai !! Tapi kalo soal alamnya sih emang sudah dikasih sama Tuhan ke kita, tapi apalagi yang membuat kita seharusnya lebih bangga sebagai anak Indonesia ? Nah…aku pengin cerita dari pengalamanku nih
Terlepas dari segala kekurangan yang kita miliki, Indonesia itu emang keren abis !!! Dan tahu ngga ? Etos kerja manusianya itu, yang super ulet dan ngga pantang menyerah, juga satu hal lagi..kita tuh punya founding fathers yang bener-bener berjuang untuk kemerdekaan Indonesia !! Kita tuh patut bangga karena kita jadi seperti ini, punya negara sendiri karena hasil keras perjuangan anak-anak bangsa kita sendiri, kemerdekaan kita tuh ngga dikasih tapi direbut !! Makanya di masa sekarang, sejarah yang pernah kita alami tuh mudah-mudahan bisa membuat kita semakin bersemangat untuk memajukan Indonesia, bener ngga ?
Aku pernah keliling Indonesia sebelum sekolah di Jerman dan aku jadi tahu bagaimana anak-anak bangsa kita ini begitu tahu caranya mengisi hidup dengan cara yang mungkin ngga pernah kita bayangkan sebelumnya. Ada yang bekerja sebagai penyelam mutiara nun jauh di Kepulauan Kai Prop. Maluku sana, ada teman di Flores yang harus saling membantu dan iuran uang antar anggota keluarga agar bisa membiayai paling tidak satu anggota keluarga yang pinter biar bisa sekolah dokter di Surabaya, ada yang rela jualan makanan kecil pas sekolah dan ngga malu meski dia sekolah di SMA elit, hmm dan sekarang dia sedang merintis mimpinya untuk bisa kuliah di Jerman dengan mulai ikut program Au Pair (menjadi pengasuh anak di keluarga Jerman atau negara Uni Eropa lainnya) dan akhirnya bisa ikutan kursus bahasa Jerman sebagai bekal kuliah S1 di Jerman, dan yang seperti ini banyak sekali. Lihat saja mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang di Jerman yang bisa sekolah tanpa beasiswa biasanya seperti ini caranya, kerja keras biar bisa sekolah bagus di luar negeri !!
Satu hal lain yang membuat aku sangat bangga sebagai bangsa Indonesia adalah kita masih mampu mempertahankan tradisi dan buadaya kita, biarpun kita udah pernah dijajah Portugis, Belanda, atau Inggris yang totalnya hingga 350 tahun, kita masih bisa menjaga budaya kita, meski ada juga yang udah luntur. Tapi paling tidak, kita bisa membanggakan sekian ratus suku bangsa dengan segala adat istiadatnya yang menakjubkan itu !! Mana ada coba sebuah bangsa dan negara yang masih bisa mempertahankan semua tetek bengek tentang detil pakaian kalo ada yang menikah plus upacara adat pernikahan yang rumit tapi seru, makanan khas daerah yang berbeda-beda (sahabat-sahabatku dari luar Indonesia terutama yang dari Amerika Latin paling tidak tahan untuk tidak ngabisin rendang, soto, rawon, lumpia, tumis tahu, tempe goreng, sate atau sambel goreng ati pedas buatanku itu !!), bahasa daerah yang sekian ratus banyaknya dan beda banget satu sama lain hingga saudaraku yang pernah pindah dari Madiun ke Jember harus minta ujian akhir Bahasa Jawa karena sulit belajar dalam waktu singkat jika ujian akhir bahasa daerah dengan Bahasa Madura
Sudah gitu, kita masih menjaga keaslian kain tradisional yang keren-keren…sampe aku koleksi dan bawa ke Jerman sebagian loh, biar teman-temanku dari negara lain tahu kita punya ribuan keindahan yang tiada duanya, meski berbeda-beda tapi tetap satu
Aku punya cerita menarik yang membuat kita tuh seperti “dunia kecil” di dunia ini. Bagaimana tidak ? Di Indonesia itu selain suku bangsa aslinya juga lumayan beragam dengan roman muka yang berbeda-beda (misalnya anak Jawa biasanya berkulit coklat, anak Manado biasanya kulitnya putih, anak Papua apalagi – warna kulitnya kaya orang Afrika), juga punya warga negara yang berketurunan dari bangsa lain, seperti Chinesse atau Arab. Tapi beda dengan Brazilia misalnya yang warganya emang sebagian besar keturunan imigran dari negara-negara lain hingga mereka bahkan kesulitan untuk mengidentifikasi budaya aslinya sendiri (kasihan banget ya ? hehe..), kita nih bangsa Indonesia kebanyakan bukan imigran (kecuali yang keturunan Arab atau Chinesse itu yang dulu nenek moyangnya emang berimigreasi ke Indonesia untuk berdagang) tetapi benar-benar bersatu, dan yang paling mudah diketahui adalah dari cara berbahasa kita, yaitu menggunakan Bahasa Indonesia (yang tidak ada duanya itu). Yang istimewa lagi, orang-orang luar Indonesia pun sudah tahu kalo ada yang menyebut kata ‘bahasa’ itu artinya bahasa Indonesia, padahal kata asal bahasa itu sendiri berasal dari India !! (Hebat kan kita bisa menyingkirkan India sebagai bangsa yang sebenarnya pengguna asli kata ‘bahasa’ itu sendiri hehe). Sahabatku yang orang Mexico, pertama kali kenalan dengan aku dulu begitu tahu aku dari Indonesia, dia langsung tanya, “Do you speak bahasa (it’s mean Bahasa Indonesia)?” hmmmm….tentu saja
Ada temanku di Jerman, orang keturunan Chinesse Indonesia dari Medan, dia cerita pernah ketemu anak Papua di Bremen dan akhirnya mereka ngobrol dengan Bahasa Indonesia tentunya, ehhh ada temannya anak Jerman yang heran banget, kok bisa orang China dan orang mirip Afrika berbahasa yang sama ? Hehe, itulah Indonesia….:)
Ohya, aku bangga sebagai anak Indonesia karena kita juga punya banyak lagu-lagu daerah, dari yang nadanya sedih seperti O Ina Ni Ke Ke dari Batak, trus yang mengingatkan akan kampung halaman seperti Kambanglah Bungo atau Kampuang Nan Jauh Di Mato dari Minangkabau yang selalu mengingatkan orang Minang agar selalu teringat akan kampung halaman (catatan : jangan harap akan nyaman sepanjang jalan pas mau mudik Lebaran ke Sumatra Barat karena pesawat penuh dan jalanan macetnya minta ampun karena semua perantau akan pulang kampung apalagi ke Koto Gadang yang terkenal dengan ‘kampung intelektual’-nya itu hehe), juga lagu yang ceria seperti Ayo Mama dari Maluku dan Apuse dari Papua. Ehhh…tapi jangan lupa, kita juga punya banyak lagu nasional untuk mengenang jasa para pahlawan, menyemangati agar orang mau nyoblos saat pemilu (ingat Mars Pemilu ?:)) atau lagu buat guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Hmm, aku jadi inget menyanyikan lagu Hymne Guru buat Mama sahabatku dari Mexico, beliau adalah seorang guru SD yang sedang mengunjungi kami di Eropa. Pas aku bertemu beliau (15 Mei) di Freiburg, hari itu adalah Hari Guru Nasional Mexico (kalau di Indonesia tanggal 28 November). Karena Mama sedang gembira, aku bilang di Indonesia ada lagu khusus buat guru, spontan saja sahabatku memintaku untuk menyanyikan lagu itu, ngga peduli meski ngga tahu semua artinya karena berbahasa Indonesia tentunya. Duhh sampe direkam segala, Mama senang sekali aku menyanyikan lagu itu buat beliau, dan langsung ‘ngeh’ maksudnya saat di bait terakhir “…engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa..” Ya, karena kata-kata patriot itu memang dikenal secara universal artinya
Setelah itu beliau memelukku, duhh bangganya aku bisa nyanyi lagu Indonesia untuk beliau yang belum pernah datang ke Indonesia, tapi ternyata beliau tahu Indonesia itu indah !!!
Sudah gitu, persaudaraan sesama orang Indonesia sangat kuat, entah itu dari suku apa atau keturunan bangsa mana, tapi kalau sudah merasa jadi anak Indonesia, dimanapun berada kita merasa satu dan dijamin ngga akan kesulitan mendapatkan bantuan jika ada orang Indonesia yang tinggal di negara yang bersangkutan, pengalaman pribadi soalnya…ngga pernah merasa sendirian kemanapun aku menjelajah Eropa misalnya, karena banyak orang Indonesia yang siap menjadi kawan dan menemaniku jalan-jalan meski bukan berarti kita ngga bisa berbaur dengan kawan-kawan dari negara lain loh !! Buktinya, teman baikku dari India (Dharm) dan Brazilia (Rodrigo) dengan senang hati menjadi anak adopsi Indonesia hehe secara tidak resmi tentunya, karena saking seringnya mereka jalan dan masak bareng dengan kami, yang akhirnya kami kasih nama mereka Budi dan Rahmat !!
Well, memang orang Indonesia itu terkenal ramah dan setia kawan, itulah hasil budaya kita yang sudah bertoleransi sejak lahir karena banyaknya suku bangsa yang kita miliki. Jadi, banggalah jadi Indonesia !! Itu sudah pasti…:)
Inilah foto Budi dan Rahmat dari Brazilia dan India itu
Aku, yang bangga jadi anak Indonesia !!












Aku, bangga sebagai bangsa Indonesia.