Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2008

Ramadhan tahun 2008 sudah separuh jalan, selain amal ibadah yang dimaksudkan agar kita lebih dekat kepada Yang Maha Kuasa, ada amal ibadah lain yang mencakup kegiatan sosial, bukti kita juga harus mengasihi makhlukNya. Yang dilakukan bisa memperbanyak sedekah, infaq dan juga zakat (baik zakat maal/harta maupun zakat fitrah yang wajib diberikan menjelang Hari Raya Idhul Fitri).

Menyinggung tentang aksi sosial, sebenarnya tidak terbatas dengan memberikan sedekah, infaq atau zakat tetapi juga melakukan beberapa hal menyangkut kepentingan masyarakat secara umum. Dari situlah, maka saya menggagas tema diskusi di Forum Reboan Dewan Kota Surabaya yang diadakan setiap hari rabu dua minggu sekali yang kemudian dilanjutkan dengan Talk Show di Radio Suara Surabaya pada hari kamis (esoknya) mulai pukul 8.00 – 09.00 hmmm proses menyiapkan acara diskusi sekaligus workshop pengembangan ekonomi kreatif itu tak kalah serunya, mulai dengan browsing materi dari kegiatan komunitas Bandung Creative City Forum (BCCF) yang lebih dulu eksis sampai membuka kembali gambar-gambar menarik yang berhasil saya ambil pada saat mengikuti acara 1001 Inspiration Design Festival pada tanggal 23 – 25 Juli lalu di Senayan City Jakarta yang menampilkan desain 1001 senyum Indonesia dengan berbagai karakternya, mulai Presiden SBY, Wapres JK, Gus Dur, Mang Cepot, dll sangat menyenangkan berada di tengah-tengah energi kreatif semacam itu 🙂

(lebih…)

Read Full Post »

Dimanakah saya sebelas tahun lalu, itu berarti tahun 1997 bukan? Hmmm sebenarnya sih ada dimana-mana, maksudnya..saya juga mengalami banyak kejadian dan bepergian juga, antara Ngawi-Surabaya-Malang dan kota-kota di wilayah Jawa Timur, tapi ada satu perjalanan yang tidak akan kulupakan seumur hidup, pengalaman yang berharga yang mungkin sulit untuk terulang lagi. Hah, kemanakah, perjalanan apakah, dan dengan siapakah saya mengalaminya? Ya, jawabannya adalah LATSITARDA XVIII di Propinsi Riau. Dan inilah foto yang masih merekam kejadian sebelas tahun lalu, saya diantara teman-teman AKABRI (yang sekarang mungkin rata-rata sudah berpangkat mayor). Hayo tebak saya yang mana?

Apakah LATSITARDA itu? Akronim itu singakatan dari Latihan Integrasi Taruna Dewasa, hmmm kegiatan ini seperti bakti taruna AKABRI (AKMIL, AAL, AAU dan AKPOL – dulu Akademi Kepolisian masih menjadi bagian dari AKABRI sebelum akhirnya sekitar tahun 1999 ada pembaharuan sistem ketentaraan di Indonesia dimana ABRI dipecah menjadi TNI dan Kepolisian) plus STPDN (yah, itulah sekolah praja yang beberapa kasus kekerasaannya menjadi polemik hingga sekarang) plus mahasiswa yang diundang untuk mengikuti kegiatan itu. Walhasil, saya yang pengin tahu banget tentang bagaimanakah kehidupan militer itu memberanikan diri mendaftar ikut kegiatan ini (dengan mengorbankan ujian tengah semester sehingga indeks prestasi saya semester itu jadi nol komas sekian hahaha plus kulit jadi gosong, tapi akhirnya piagam kegiatan ini mampu menggantikan nilai KKN saya menjadi A!!). Ya, saya dapat mengkonversi nilai KKN saya (yang tidak saya ikuti melalui kampus saya di Universitas Airlangga Surabaya) yang berasal dari Piagam Danjen AKABRI waktu itu, hehe lumayan…jarang kan nilai KKN dapat A, rata-rata teman seangkatan saya dapat nilai KKN-nya B, meski perjuangannya luar biasa juga untuk dapat nilai A itu, antara lain buat laporan sendiri:)

(lebih…)

Read Full Post »

Jalansutra? Bondan Winarno? Makan-makan dan jalan-jalan dong…pokoke mak nyusssss:) eh, kalo makan enak, jangan lupa kita-kita ya….:)

Ya, begitulah komentar yang saya dengar saat saya bilang ke teman-teman di Surabaya kalo saya mau ikutan acara MNJ (Mudik Nasional Jalansutra) ini hehe…Kebayang deh saya betapa hebohnya bertemu dengan teman-teman yang biasanya cuma ketemu dan ngobrol di milis Jalansutra:) Saya, yang membaca email Mbak Cindy yang memberikan pengumuman acara tanggal 18 Agustus 2008 ini, langsung ngatur jadwal, saya harus ikut !! Dan akhirnya memutuskan membaca cemilan dari daerah Riau karena meski tinggal di Surabaya dan asli suku Jawa, tanggal 11 – 16 Agustus saya akan ada tugas di Riau, hehe dan ternyata saya adalah pendaftar pertama acara ini 🙂

Hari H, di Showroom Suzuki Pondok Indah, suasana heboh dan exited langsung terasa, ada pameran foto-foto kuliner, teman-teman yang langsung berkenalan dengan sesama anggota, menata makanan yang dibagi menjadi 7 meja : kelompok Padang-Pekanbaru-Palembang, Aceh-Bangka, Betawi, Jawa Barat, Kelompok Pantai Utara, Jateng-Jogja, dan Indonesia Timur (Manado, Makassar, Papua). Dan inilah tumpeng Ulang Tahun Jalansutra dari kelompok Jawa Barat, cantik dan menggiurkan bukan?:)

(lebih…)

Read Full Post »

Hmmm..apalagi nih? Beragam masakan yang telah saya cicipi selama dalam perjalanan saya menjalankan tugas berbagai kawasan di Indonesia, dari Sabang sampai Maluku (hehe, belum ada kesempatan menginjakkan kaki di Papua). Dan terakhir yang sangat berkesan bagi saya adalah ketika saya bertugas di Kab. Maluku Tenggara (di Kepulauan Kai, lihatlah peta Indonesia di bagian kanan bawah, dekat Kepulaun Aru). Dengan ibukota-nya bernama Langgur dan sekarang kabupaten ini dipecah menjadi dua bagian, yaitu Kota Tual dengan sistem pemerintahan sendiri.

Di tempat terpencil itulah, tepatnya ketika saya berkunjung di Desa Ohoidertawun yang memiliki pantai pasir putih yang indah, saya mengenal kata ‘enbal’ ini yang ternyata adalah sejenis makanan sari sagu yang dicetak seperti kue wafel (tapi tida dipotong-potong, tergatung selera yang memasak dan yang akan memakannya hehe).

Enbal ini kaya akan serat dan sangat cocok bagi mereka yang ingin berdiet, karena cukup makan enbal (sebagai pengganti nasi) kita akan cukup kenyang hehe…Cara makannya pun bisa bermacam-macam, bisa dimakan dengan menggunakan lauk atau sayur atau celupkan ke dalam teh hangat seperti ini :

Dan begitulah, rasanya cukup agak manis setelah dicelupkan ke dalam teh hangat, karena kalau hanya dimakan begitu saja, rasanya memang tawar, kecuali jika ditambahkan gula sedikit.

Hmmmm inilah salah satu temuan saya di daerah terpecil yang indah di Nusantara:) hayooo siapa mau ke sana? Penerbangan hanya ada dua kali Ambon-Langgur pp dengan pesawat kecil tentunya (yang ada baling-balingnya, berisi kurang lebih 40 penumpang!)….nggak rugi, karena Anda akan disuguhi pemandangan indah, pulau-pulau kecil berpasir putih, dan benar, sungguh indah Indonesiaku !!

Read Full Post »