Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2008

Eh, ada hari baru di Indonesia lho, namanya Hari Blogger Nasional! Tepatnya tanggal 27 Oktober, hehehe kok selisih sehari dengan ulang tahun saya ya?:)

Saya memang baru akan ikut nanti di Pesta Blogger yang kedua diselenggarakan di Indonesia, 22 November 2008 di Jakarta. Wah, kebayang pasti seru !!!! Saya menulis blog sejak tahun 2004, diprovokasi oleh seorang teman, wartawan Majalah Tempo yang legendaris itu hehe..apa kabar Karin sahabatku? Dan selanjutnya seperti ketagihan meski kadang tidak rutin nulis karena berbagai kesibukan. Halah, apakah itu cuma alasan untuk menulis? Tapi begitulah adanya, jadi harap maklum hehe

Blogger ternyata mempunyai peran yang cukup besar dalam menggerakkan ide dan peran serta masyarakat untuk kepentingan bersama, tidak percaya? Buka dan baca saja semua link yang ada di blog saya ini, hehehe..bagaimanapun kondisi mereka, menulis adalah salah satu pelampiasan ide yang tidak akan pernah mati. Ada dokumentasi, argumen, perdebatan, dan hal-hal lain yang sebenarnya juga kita temui sehari-hari, hanya saja kalau sekedar ucapan, mana tahu kita pernah melakukan semua itu. Walhasil, beginiliah definisi yang kita pahami dalam mengejawantahkan semua ide saya. Bahwa apapun yang kita miliki sungguh layak untuk dibagi, perkara nanti mungkin akan ada perbedaan pendapat di dalamnya, itu adalah hal yang wajar. Dan, blog adalah media yang sangat murah untuk melampiaskan semua bentuk isi pikiran kita, hmmm hayo siapa yang mau mendebat saya?:)

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Taqaballahu minna wa minkum, taqabbal ya kariim..Mohon Maaf Lahir Batin ya…

Hmmm begitulah yang sering kita dengar saat menjelang lebaran, entah lewat sapaan langsung, kartu ucapan apalagi lewat sms..sampa-sampai inbox di hp udah nggak muat saking banyaknya, hehe…Tapi alhamdulillah, artinya banyak teman-teman dan saudara yang masih perhatian dengan saya dan tentu saya juga harus mengirimkan ucapana serupa plus membalas beberapa sms yang saya nggak tahu asalnya darimana, entah karena no hp baru atau bahkan yang dari orang ngga dikenal sekalian. Jadi, selalu saja kalau ada no hp yang ‘aneh’ dan ngga ada di memory hp saya selalu akan saya jawab..’mohon maaf lahir batin juga ya…eh, maaf ini dari siapa?’:) Tapi dengan demikian, secara tidak langsung saya bisa mengenal teman-teman saya lebih jaug lagi..mereka yang pernah marah dengan saya, pernah jadi bagian dalam perjalanan hidup saya..ternyata juga masih mengingat saya, meski kadang ngirim sms pun cuma sekali dalam setahun, ya waktu lebaran itu:)

Tapi..ingatan saya melayang ketika menjelang lebaran tahun ini begitu banyak tragedi yang terjadi, justru di saat-saat kita merasa harus melakukan kewajiban memberikan zakat kepada mereka yang berhak (muzaki). Ya, tragedi meninggalnya 21 perempuan di Pasuruan karena terhimpit orang mereka yang bernasib sama untuk memperoleh zakat itu sangat menyentak bangsa Indonesia. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah karena kurang koordinasi dengan pihak keamanan, apa karena pola distribusi yang kurang memadai, apa karena kondisi masyarakat yang demikian miskinnya dan demikian tidak sabarnya sehingga berebut masuk ke halaman rumah haji terkenal di Pasuruan itu? Sejuta tanya berkelebat di benak saya..tapi sekarang yang harus kita rumuskan adalah apa yang harus kita lakukan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi? Apa yang perlu kita benahi agar distribusi zakat bisa lebih efektif dan membuat masyarakat menjadi ‘berdaya’ dengan zakat yang diterimanya dan tidak akan habis begitu saja untuk konsumsi sesaat? Hmmm saya yakin sudah banyak program dari berbagai amil zakat yang telah memikirkan semua ini baik dari lembaga pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat, tentu harus profesional dong agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat zakat yang sesungguhnya, syukur-syukur jika bisa membuat mareka mentas dari kemiskinannya dan tahun depan akan lebih berkurang lagi jumlah orang yang berhak menerima. Itu bukan mimpi rasanya jika kita benar-benar mau berusaha dan merapatkan langkah untuk memberantas kemiskinan, bukankah begitu?

(lebih…)

Read Full Post »