Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

Save Palestine!

Aku memandang sedih pada buku yang baru selesai aku baca….

dscn9729

Dan, sehari kemudian darrrrrrr! Serangan itu berlanjut lagi di Gaza dan lebih sadis dari biasanya (setelah berbagai peristiwa 1948, 1967, berbagai gerakan intifadah…). Hingga hari ini serangan menjelang 1 Muharram 1430 H itu telah membunuh 400 warga sipil Palestina. Sungguh kado pahit tahun baru yang harus kita rasakan. Dadaku terasa sesak! Di tengah himpingan berbagai bencana alam dan juga berbagai kasus kelaparan yang masih dihadapi bangsa Indonesia, kita tetap harus menunjukkan aksi solidaritas untuk rakyat Palestina. Betapa aku masih teringat dalam buku itu, Raja Shehadeh, penulis yang pengacara itu berjuang agar tetap tinggal di Ramallah, berusaha tetap menjaga hati dan ritual rutinnya, berjalan-jalan di wilayah Palestina yang sekarang telah tersekat-sekat oleh tembok para pemukim Yahudi.

Dari sisi kemanusiaan, semua serangan Israel dan perampasan tanah rakyat palestina tidak bisa dibenarkan. Cara yang brutal dengan mengusir, membatasi ruang gerak di wilayah mereka sendiri, dan tentu sangat tidak mengenakkan jika apa yang sudah kita miliki diambil begitu saja dengan alasan tanah itu adalah tanah umum, tanpa ada yang memiliki. Maka ketika Israel berusaha untuk mengubah peta dunia dengan merampas tanah Palestina, maka tidak ada pilihan lain bagi warga Palestina selain melawan dan tetap terus tinggal di wilayah itu..karena jika tidak, maka negeri mereka akan hilang.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

with-sby

Tepat setahun lalu saya diundang oleh Presiden Yudhoyono sebagai salah satu tamu undangan dalam rangka Pemberian Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terbaik Tahun 2007. Hmmm alhamdulillah ternyata kerja keras kami mendampingi kota-kota dan beberapa kabupaten di Indonesia dihargai oleh Pemerintah Indonesia.

Masih teringat saya pada saat pertama kali menerjuni profesi pendamping/konsultan sejak tahun 2000 lalu..betapa sulitnya meyakinkan pemerintah daerah agar mau berubah, memperbaiki pola pelayanan perizinan yang selama ini termasuk ruwet bin ngga jelas di negara kita. Apalagi waktu itu belum ada aturan resmi dari pemerintah pusat, jadi sangat mengandalkan komitmen kepala daerah (bupati/walikota) dan seluruh jajarannya.

Kami yakin semuanya bisa diperbaiki meski tidak dapat sekaligus..ibaratnya birokrasi di Indonesia sudah seperti benang ruwet dan kami berusaha untuk menguraikan satu persatu plus mencoba selalu melihat dari sisi yang positif atas inisiatif daerah yang telah melakukan perbaikan birokrasi perizinan.

Tahun 2006 akhirnya kami berhasil mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 24/2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (disingkat PPTSP). Tahun 2007 kami mengeluarkan Buku Panduan Nasional tentang PPTSP. Dan ternyata kerja keras mendorong daerah melakukan berbagai perubahan itu diapresiasi oleh BKPM dan lembaga penelitian yang akhirnya memilih kota dan kabupaten yang menyelenggarakan pelayanan perizinan terbaik. Selamat kepada Kota Yogyakarta, Kota Cimahi, Kota Banjarbaru, Kab. Sidoarjo, Kab. Sragen dan Kab. Jembara. Juga para nominasi yang berjumlah 14 kota/kabupaten lainnya, termasuk Ngawi juga lho….(wah, cukup bangga saya bisa kasih selamat langsung ke bupati saya hehe)

(lebih…)

Read Full Post »

Ini pengalaman saya, ternyata kalau bekerja dengan lembaga internasional itu tidak sekedar untuk bekerja dan share tentang proyek yang kami kerjakan, tapi juga jadi guide hehe…Dan itu termasuk menjelaskan berbagai arti tentang budaya setempat yang kadang saya sendiri ngga paham. Wah, bisa gawat nih! Padahal menjadi guide dadakan kaya’ gini juga termasuk promosi wisata bagi Indonesia lho….:) untunglah selama dua minggu itu kami menginap di hotel yang lumayan bagus (Lor In Solo), jadi kalau pas breakfast, ngobrol soal budaya Indonesia bisa dicicil di tengah breakfast dengan suasana menyenangkan seperti ini…:)

dscn8857

dscn8858

Itulah yang saya alami ketika bekerja bersama dengan para konsultan dari luar negeri (Filipina dan Inggris) selama dua minggu di Solo. Ketika dalam proses bekerja jelas kita akan mendiskusikan apapun dalam konteks pekerjaan, tapi begitu ketika para konsultan asing itu mulai minta diantar ke tempat-tempat wisata di seputar Solo dan Jogja, dimana kantor kami berdomisili hehe…dimulailah tugas menjadi tour guide dadakan!

(lebih…)

Read Full Post »

Berbagai tugas ke daerah yang saya jalani telah menyimpang berbagai kenangan yang tak terlupakan. Ada suka dan duka tentu saja, tetapi itu semua tidak membuat saya kapok untuk selalu pergi dan menjalankan tugas di luar pulau Jawa. Ada rasa yang menyenangkan hadir dalam hati saya, manakala saya dapat berbagi cerita dan menodrong motivasi teman-teman di daerah (baik mitra lokal – LSM atau pemerintah daerah).

Saya ingiiiiiiin sekali daerah-daerah juga bisa maju seperti di Pulau Jawa, biar masyarakat luar negeri juga tahu kalau Indonesia tidak hanya Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja atau Bali. Saya ingin mereka, saudara-saudara saya nun jauh di luar Jawa juga bisa merasakan kemajuan ekonomi dengan mengolah berbagai potensi yang mereka miliki. Lihatlah pantai Teluk Kupang yang indah ini (terlihat dari kejauhan)..atau betapa ramai juga Pasar Oesao yang saya ambil suasananya saat akan menuju Soe (Kab. Timor Tengah Selatan) dan Kefamanu (Kab. Timor Tengah Utara), hmmm meski kebanyakan pedagang juga berasal dari Jawa atau Bugis :

kupang

pasar-oesao

Dan sepertinya mereka mulai terprovokasi dengan ide-ide saya yang kadang cenderung nyeleneh, tapi tetaplah harus diiringi dengan kerja keras para pejabat dan masyarakatnya. Ide yang saya tawarkan ini tidak jauh-jauh dari pengembangan ekonomi kreatif, karena saya yakin diantara masyarakat yang kurang sejahtera itu ada potensi tersembunyi yang selama ini belum di-eksplore secara maksimal. Padahal contoh dari daerah lain sudah ada, dan mereka sudah mulai menuai hasil dari pengembangan sektor kreatif itu, misalnya Kabupaten Jember dan Kota Surakarta (lebih dikenal dengan nama Solo). Kedua daerah itu sudah mulai mengembangakan ekonomi kreatif dengan membuat berbagai event berskala nasional dan internasional yang untuk saat itu sudah mulai menarik perhatian masyarakat banyak, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Dua wilayah yang dulunya tidak begitu diperhitungkan perannya, sekarang sudah banyak dilirik oleh pemodal usaha yang bergerak di berbagai bidang, apalagi Jember juga sudah punya lapangan terbang.

(lebih…)

Read Full Post »