Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember 18th, 2008

with-sby

Tepat setahun lalu saya diundang oleh Presiden Yudhoyono sebagai salah satu tamu undangan dalam rangka Pemberian Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terbaik Tahun 2007. Hmmm alhamdulillah ternyata kerja keras kami mendampingi kota-kota dan beberapa kabupaten di Indonesia dihargai oleh Pemerintah Indonesia.

Masih teringat saya pada saat pertama kali menerjuni profesi pendamping/konsultan sejak tahun 2000 lalu..betapa sulitnya meyakinkan pemerintah daerah agar mau berubah, memperbaiki pola pelayanan perizinan yang selama ini termasuk ruwet bin ngga jelas di negara kita. Apalagi waktu itu belum ada aturan resmi dari pemerintah pusat, jadi sangat mengandalkan komitmen kepala daerah (bupati/walikota) dan seluruh jajarannya.

Kami yakin semuanya bisa diperbaiki meski tidak dapat sekaligus..ibaratnya birokrasi di Indonesia sudah seperti benang ruwet dan kami berusaha untuk menguraikan satu persatu plus mencoba selalu melihat dari sisi yang positif atas inisiatif daerah yang telah melakukan perbaikan birokrasi perizinan.

Tahun 2006 akhirnya kami berhasil mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 24/2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (disingkat PPTSP). Tahun 2007 kami mengeluarkan Buku Panduan Nasional tentang PPTSP. Dan ternyata kerja keras mendorong daerah melakukan berbagai perubahan itu diapresiasi oleh BKPM dan lembaga penelitian yang akhirnya memilih kota dan kabupaten yang menyelenggarakan pelayanan perizinan terbaik. Selamat kepada Kota Yogyakarta, Kota Cimahi, Kota Banjarbaru, Kab. Sidoarjo, Kab. Sragen dan Kab. Jembara. Juga para nominasi yang berjumlah 14 kota/kabupaten lainnya, termasuk Ngawi juga lho….(wah, cukup bangga saya bisa kasih selamat langsung ke bupati saya hehe)

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Ini pengalaman saya, ternyata kalau bekerja dengan lembaga internasional itu tidak sekedar untuk bekerja dan share tentang proyek yang kami kerjakan, tapi juga jadi guide hehe…Dan itu termasuk menjelaskan berbagai arti tentang budaya setempat yang kadang saya sendiri ngga paham. Wah, bisa gawat nih! Padahal menjadi guide dadakan kaya’ gini juga termasuk promosi wisata bagi Indonesia lho….:) untunglah selama dua minggu itu kami menginap di hotel yang lumayan bagus (Lor In Solo), jadi kalau pas breakfast, ngobrol soal budaya Indonesia bisa dicicil di tengah breakfast dengan suasana menyenangkan seperti ini…:)

dscn8857

dscn8858

Itulah yang saya alami ketika bekerja bersama dengan para konsultan dari luar negeri (Filipina dan Inggris) selama dua minggu di Solo. Ketika dalam proses bekerja jelas kita akan mendiskusikan apapun dalam konteks pekerjaan, tapi begitu ketika para konsultan asing itu mulai minta diantar ke tempat-tempat wisata di seputar Solo dan Jogja, dimana kantor kami berdomisili hehe…dimulailah tugas menjadi tour guide dadakan!

(lebih…)

Read Full Post »