Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni 8th, 2010

Te Extraño

Kerinduan ini datang tiba-tiba, ketika musim panas seakan siap menyambut sekian milyar manusia yang mendambanya sepanjang tahun. Ah, betapa engkau tahu apa yang sebenarnya ada di hatiku. Betapa memang dibutuhkan keberanian untuk selalu ada dalam setiap mimpi-mimpiku…

Kerinduan ini layaknya seorang manusia yang mendamba untuk berjumpa dengan Tuhan-nya, yang selalu mengasihinya dan menutup kekurangan yang diperbuatnya. Aku ingin agar kerinduan padaNya selalu menjadi nafasku, seperti seorang anak yang ingin sekali bermain hujan dengan teman-temannya..

Dan kerinduan ini selalu ada ketika aku melintasi berbagai kota yang dulu pun kadang tak sempat kubayangkan : Hamburg, Aachen, Mastricht..ah, kota-kota yang indah yang nun jauh dari kampung halamanku di sebuah kota kecil yang sederhana..

Bahkan ketika sahabat yang kusayangi memelukku erat di kota tempat kami bertemu pertama kali setelah sekian bulan kami tidak berjumpa dengannya, mengalami berbagai pengalaman indah bersama teman-temanku, reuni dengan sahabat-sahabatku di Utrecht setelah bertahun-tahun tidak bertemu atau ketika sahabatku mengunjungiku dan kami melewatkan waktu dengan bersepeda bersama, rasa rindu ini pun masih ada dan akan selalu ada, hingga kini dan mungkin selamanya..

Tuhan akan selalu memberikan rasa rindu ini pada kita, pada orang-orang yang menyayangi kita…seperti hamparan bunga kuning di tengah padang rumput hijau itu. Warna kontrasnya seperti sebuah kerinduan yang selalu terselip indah menghiasi hati kita.

Aku yakin akan sebuah masa, nanti, ketika akhirnya semua kerinduan dan kasih sayang akan terbalas, tanpa harus khawatir bahwa kerinduan ini akan berakhir. Dan seperti saudara-saudara Palestina kita, perdamaian itu kuyakin akan tercipta dan Tuhan akan tersenyum untuk kita…

*Catatan rindu di awal musim panas 2010

Iklan

Read Full Post »