Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2013

Frohes Neues Jahr !

Kembang Api Tahun Baru 2013 di Freiburg

Kembang Api Tahun Baru 2013 di Freiburg

Tahun Baru 2013, sudah kita jalani beberapa hari. Banyak tantangan yang sudah berhasil kita taklukan, banyak peristiwa yang manis dan pahit yang telah kita jalani. Apapun itu ternyata memang bukan hal yang mudah bagi kita melewati semua itu. Sejumlah tokoh bermunculan dan populer di Indonesia, atau malah berusaha mulai mempopulerkan diri menjelang Pemilu 2014? Entahlah! Yang jelas, baik para tokoh itu maupun orang biasa seperti kita ini memang pastinya akan mempunyai harapan baru di tahun yang baru…meskipun sebagai manusia beragama, kita juga punya tahun baru lain seperti Tahun Baru Islam yang dimulai pada 1 Hijriah, Tahun Baru China alias Imlek, Tahun Baru Saka untuk umat Hindu, dan sebagainya.

Ada banyak kenangan yang aku tinggalkan di tahun lalu: kesibukan yang mulai meningkat karena kembali aktif bekerja (setelah hampir tiga tahun meninggalkan Indonesia untuk bermukim di Jerman), proyek-proyek baru yang harus ditangani, evaluasi lembaga dan perusahaan, berbagai rencana yang masih tertunda, meninggalnya Ibu tercinta (semoga beliau tenang di sisiNya, amiin), mengunjungi Papua pertama kali (perjalanan yang kuidamkan), dan juga tawaran-tawaran lain yang menarik hati dan minatku meski aku tahu itu tak mudah diwujudkan. Tapi paling tidak, dengan berbagai tantangan itu aku masih bisa bertahan, masih tetap kompak dengan keluarga walaupun Ibu telah tiada.

Kerinduanku dan kesulitanku menghadapi berbagai tantangan itu memacuku untuk terus disiplin seiring dengan semakin tingginya tuntutan profesional yang kuhadapi. Tetapi jujur kuakui kadang manusia sangat kesulitan untuk fokus! Ya, termasuk diriku yang kadang masih berkutat dengan banyak hal, yang hasilnya jadi setengah-setengah. Ah ya, itu merupakan tantangan berikut yang harus kutaklukkan! 🙂

Tetapi semangat baru seiring dengan bertambahnya usia dan tentu saja kebijaksanaan membuat kita harus semakin dewasa. Bagaimana tidak? Banyak sekali orang di luar sana yang kadang tidak tahu berbuat apa, mengeluh karena hidupnya stagnan, dan tidak tahu bahwa ada banyak sekali hal-hal kecil yang dapat dilakukannya asal dia mau membuka hati dan pikirannya pada apa yang terjadi di sekitarnya! Nah, itulah yang mesti kita temukan. Kenalilah dirimu dan berbuat baiklah pada potensi yang kau miliki, demikian bunyi salah satu kata-kata bijak yang pernah kubaca, yang tak kuingat siapa yang mengatakannya. Paling tidak aku sudah menyesaikan dua naskah artikel/paper yang satu untuk sebuah buku tentang ASEAN yang akan diterbitkan oleh Routledge London (thanks to teman baikku Dessy Irawati yang mengajakku dan menjadi editorku) serta satu lagi naskah tentang pengalaman mendalami ilmu sejarah yang akan diterbitkan bersama dalam buku The Power of Public Speaking for Teacher bersama Charles Bonar Sirait! Well, kita tunggu saja terbitnya buku ini 🙂

Satu hal yang membuatku juga bergulat dengan emosi dan pikiran yang menghantuiku adalah menyelesaikan proyek ‘kami’ yang tertunda, sebenarnya masih dalam proses. Menulis novel berdasarkan kenangan dan pengalaman pribadi memang tidak mudah. Setelah membaca banyak buku dan referensi, rasanya aku tak sanggup kalau harus menulis mentah-mentah sama persis dengan apa yang sudah kami jalani bersama. tetapi di sisi lain aku juga harus mempertimbangkan banyak hal agar hasil karya ini bukanlah kacangan, atau sekedar biografi yang diberi label novel! Ah, kadang inilah yang membuatku kerdil, merasa harus sempurna segalanya, padahal tidak ada manusia yang sempurna bukan?

Anyway, semoga rencanaku untuk menembus Lautan Pasifik dapat terwujud tahun ini, amiin…Aku tahu, akan ada banyak tantangan di tengah-tengah rencana ini semua, seiring dengan tuntutan profesi yang tidak ringan. Tapi canda tawa yang kujalani selama menghabiskan akhir tahun dengan keluarga di Malang sungguh membuatku segar kembali. Suara cempreng Lilul, kejahilan Asyraf, tembem-nya pipi Farrel, juga semakin besarnya Dinda dan Da’afa yang barusan disunat membuatku bersenang hati. Semua keluarga sehat, Bapak dan juga adik-adik termasuk ipar-iparku, mereka adalah hidupku dan aku berjanji tak akan mengecewakan mereka.

Dan seiring dengan senyumanku kala menatap foto lembang api dari sebuah atap apartemen di Freiburg yang diambil oleh teman baikku, Kai, aku ingin mengakhiri catatan ini, semoga kita tetap bersemangat menyambut tahun 2013 yang penuh tantangan ini!

I love you all!

Starbuck Cafe Cideng Jakarta – 06012013

Iklan

Read Full Post »